Cairan infuse terus menetes
secara perlahan mengalir ke dalam tubuh yang tak sadarkan diri, penunjuk detak
jantung yang berritme sengan stabil menandakan bahwa tubuh itu masih
menghembuskan nafas. Sosok pria tua menatapnya penuh kasih dari balik jendela kaca
yang berjarak dua meter dari raga yang masih menutup mata.
Perlahan tapi pasti suara langkah
mendekati pria tua itu, jas lab nan putih rapih memberikan identitas yang tak
perlu dipertanyakan lagi. Dokter muda itu meminta waktu si pria tua untuk membicarakan
kondisi tubuh yang terbaring di sana.
“Apa pihak keluarga sudah
datang?”
"Saya keluarganya, Dok."
~!@#$%^&*()_+